oleh

Presiden Suka Momotoran

image_pdfimage_print
B.J. Habibie membonceng Presiden Soeharto. Foto: Dok. Muhamad Fajri

Sebelum Presiden Joko Widodo, Presiden Habibie juga suka touring dengan motor gede. Momotoran itu berhubungan dengan kesehatannya.

PRESIDEN Joko Widodo melakukan touring dengan motor Chopper ke Pelabuhan Ratu sejauh 30 km pada Sabtu, 8 April 2018. Dia ditemani Menhub Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta komunitas motor. Touring ini untuk meninjau proyek irigasi dan tanggul penahan air di Kabupaten Sukabumi.

Sebelum Jokowi, presiden yang suka touring adalah B.J. Habibie dengan motor gede (moge). Presiden ketiga itu ternyata mengoleksi moge. Dua koleksinya hasil pabrikan Softail Springer dan Badboy yang dibeli di Seattle, Amerika Serikat, dipajang di acara “Pameran Foto: 80 Tahun Habibie” di Museum Bank Mandiri, Jakarta Barat, 24 Juli 2016.

Menurut keterangan pada moge yang dipajang itu, ketertarikan Habibie pada moge berhubungan dengan kesehatannya yang baru operasi jantung. Dokter menyarankan Habibie mengendarai moge agar bekas jahitan di dada kembali normal. Hal ini karena moge mempunyai getaran yang besar saat mesinnya menyala.

Dalam pameran tersebut dipajang foto Habibie membonceng Presiden Soeharto karena tidak mau dibonceng siapa pun. “Itu sebenarnya menggarisbawahi kalau Pak Harto itu yakin [pada saya]. [Dibonceng] yang lain nggak mau dia. Karena ini interpretasi kepercayaan,” cerita Habibie dikutip detik.com.

Saat menjabat Menteri Riset dan Teknologi, Habibie memang sering mengendarai moge untuk berkunjung ke kawasan industri di Jakarta. Setelah menjadi presiden, dia terus melakoni hobi mengendarai moge seperti diceritakan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Subagyo HS.

Dalam biografi Subagyo HS, Kasad dari Piyungan, Carmelia Sukmawati mencatat bahwa menurut Subagyo satu hal yang menonjol dari Habibie ketika menjabat presiden adalah hobinya pada moge. Tak jarang dia mengajak beberapa pejabat melakukan konvoi bersama untuk menikmati perjalanan mengendarai moge.

“Kala itu, sejujurnya Subagyo merasa kegiatan bermotor gede seolah-olah foya-foya hanya untuk level atas. Padahal ekonomi Indonesia sedang terpuruk akibat krisis ekonomi. Tetapi sebagai pejabat tinggi militer, loyalitas harus tetap ditunjukkan,” tulis Carmelia.

Kegalauan Subagyo disampaikan kepada Menteri Pendidikan Juwono Sudarsono. Setengah bercanda, Juwono berkata, “Pak Bagyo nanti datang naik Honda bebek saja, jadi tetap loyal datang ke Kuningan (kediaman Presiden Habibie), tetapi tidak ikut konvoi.”

Kendati demikian, Subagyo beberapa kali ikut konvoi, seperti ke Cilangkap atau Subang.

Penulis : hendri.f

Sumber : Historia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed