oleh

Didakwa Sebar Kebencian, Ahmad Dhani Gaji Admin Medsos Rp2 Juta

image_pdfimage_print
Ahmad Dhani dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (toga)

JAKARTA, BARANEWS INDONESIA – Musisi Ahmad Dhani menjalani sidang perdana perkara ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018). Dalam dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut Dhani tak mengunggah sendiri cuitannya di Twitter.

Jaksa Dedyng Wibianto Atabay menyebutkan ada asisten yang dipekerjakan Dhani sebagai admin untuk menulis di akun Twitter. Admin itu bernama Suryo Pratomo Bimo.

“Dia digaji Rp2 juta sebulan oleh terdakwa,” ujar jaksa membacakan dakwaannya.

Admin tersebut, sambungnya, menyalin apa yang ditulis Dhani melalui pesan dalam WhatsApp. “Saksi Suryo Pratomo Bimo melakukan perbuatannya dengan sengaja menyebarkan informasi menimbulkan kebencian atau SARA,” katanya.

Atas perbuatannya, jaksa menilai Dhani melanggar pasal 28 ayat 2 jo pasal 45A ayat 2 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kasus itu bermula dari cuitannya di Twitter yang dianggap merupakan ujaran kebencian.

Usai pembacaan dakwaan, hakim Ratmoho menanyakan kepada terdakwa terkait dakwana yang dibacakan JPU.

“Mengerti,” jawab Dhani.

Hakim pun memberi Dhani untuk mengajukan eksepsi. Selanjutnya, Dhani dan kuasa hukum akan mengakukan eksepsi pada pekan depan. (toga/yp)

SUMBER : POSKOTA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed